Tebar Ifthar Gratis untuk Musafir di Depan Kantor Polres Banjarmasin

Kondisi geografis dan mobilitas masyarakat di Kalimantan Selatan yang cukup tinggi sering kali membuat banyak orang masih berada di perjalanan ketika waktu berbuka puasa tiba. Memahami kesulitan para pengelana atau orang yang sedang menempuh perjalanan jauh, sebuah aksi sosial yang sangat menyentuh dilakukan secara rutin di Kota Seribu Sungai. Program bertajuk tebar ifthar yang diinisiasi oleh kepolisian daerah ini menjadi oase bagi siapa saja yang melintas. Gerakan ini bukan hanya tentang membagikan makanan, tetapi tentang memberikan kemudahan bagi mereka yang jauh dari keluarga dan rumah saat azan Magrib berkumandang.

Titik distribusi yang dipilih pun sangat strategis dan mudah ditemukan oleh masyarakat luas, yakni tepat di depan kantor yang menjadi markas kepolisian setempat. Lokasi ini sering kali menjadi jalur utama bagi warga yang hendak pulang ke rumah maupun para sopir logistik yang melintasi jalur antarprovinsi. Penempatan meja-meja distribusi dan petugas di area tersebut memudahkan para pengendara untuk menepi sejenak tanpa harus mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Sikap petugas yang sigap menyodorkan paket makanan dan minuman kepada setiap pengendara yang melintas mencerminkan kesiapan pelayanan prima yang dibalut dengan keramahan khas Banjar.

Pihak Polres Banjarmasin secara khusus menyiapkan paket menu yang praktis namun tetap lezat dan mengenyangkan. Fokus utama penerima manfaat dari program ini adalah para musafir yang mungkin kesulitan menemukan tempat makan yang terjangkau atau sekadar ingin cepat sampai ke tujuan. Dengan adanya paket berbuka gratis ini, para pelaku perjalanan dapat segera membatalkan puasanya tepat waktu di pinggir jalan dengan aman. Hal ini juga membantu meningkatkan keselamatan berkendara, karena para pengemudi tidak lagi harus memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi demi mengejar waktu berbuka di rumah yang masih jauh.

Kegiatan pembagian gratis ini juga melibatkan partisipasi aktif dari Ibu-ibu Bhayangkari dan personel dari berbagai fungsi di kepolisian. Keterlibatan banyak pihak ini menunjukkan bahwa semangat berbagi telah menjadi budaya organisasi yang kuat. Selain nasi dan lauk, paket yang dibagikan biasanya dilengkapi dengan air mineral dan takmil manis seperti kue-kue tradisional khas Kalimantan Selatan. Hal ini memberikan kesan mendalam bagi para musafir bahwa mereka diterima dengan hangat dan diperhatikan oleh aparatur negara di kota Banjarmasin, meskipun mereka hanya sekadar melintas sementara.

Tulisan ini dipublikasikan di berita. Tandai permalink.