Keharmonisan dalam keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus terus dirawat dengan tindakan nyata dan kehadiran yang tulus. Menyadari pentingnya menjaga kohesi sosial, institusi kepolisian di Kalimantan Selatan melalui Polres Banjarmasin meluncurkan sebuah inisiatif sosial yang rutin dilaksanakan setiap akhir pekan. Inisiatif ini dikenal dengan nama Program ‘Minggu Kasih’, sebuah ruang pertemuan informal antara petugas kepolisian dengan masyarakat dari berbagai latar belakang keyakinan. Melalui pendekatan ini, kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga berperan sebagai jembatan yang mempererat tali silaturahmi demi menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis bagi seluruh warga Kota Seribu Sungai.
Fokus utama dari penyelenggaraan Program ‘Minggu Kasih’ adalah untuk memberikan rasa aman bagi umat kristiani yang sedang menjalankan ibadah, sekaligus menjadi sarana dialog terbuka mengenai berbagai isu keamanan di lingkungan sekitar. Personel Polres Banjarmasin hadir di gereja-gereja dan tempat berkumpulnya warga untuk mendengarkan aspirasi secara langsung tanpa batasan birokrasi yang kaku. Upaya untuk Perkuat Toleransi dilakukan dengan menunjukkan bahwa negara hadir untuk melindungi hak setiap warga dalam menjalankan keyakinannya masing-masing. Dialog yang santun dan penuh kekeluargaan ini menjadi kunci dalam meredam potensi gesekan atau kesalahpahaman yang mungkin muncul di tengah masyarakat yang heterogen.
Kehadiran polisi melalui Program ‘Minggu Kasih’ juga dimanfaatkan untuk menyerap keluhan warga mengenai masalah kamtibmas, mulai dari isu narkoba hingga gangguan ketertiban umum. Dengan adanya Kedekatan dengan Warga, masyarakat merasa lebih nyaman untuk melaporkan permasalahan yang mereka hadapi tanpa rasa takut. Polres Banjarmasin percaya bahwa keamanan yang hakiki bermula dari rasa saling percaya antara aparat dan rakyat. Melalui interaksi yang konsisten setiap minggu, polisi dapat melakukan pemetaan kerawanan secara lebih akurat berdasarkan informasi orisinal dari tangan pertama, yaitu masyarakat itu sendiri.
Selain aspek keamanan, Program ‘Minggu Kasih’ juga seringkali diiringi dengan kegiatan bakti sosial ringan, seperti pembagian bantuan pangan atau pemeriksaan kesehatan dasar. Langkah ini secara efektif mampu Perkuat Toleransi melalui aksi nyata kemanusiaan yang melampaui sekat-sekat agama. Polres Banjarmasin ingin membangun citra Polri yang humanis dan peduli, sehingga polisi tidak lagi dianggap sebagai sosok yang hanya muncul saat terjadi tindak kriminal. Dengan tingkat Kedekatan dengan Warga yang tinggi, proses edukasi mengenai hukum dan pencegahan kejahatan menjadi lebih mudah diterima dan diimplementasikan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.