Polres Banjarmasin Ajak Anak Muda Jadi Duta Lalu Lintas Digital, Mau Ikut?

Inisiatif utama dari program ini adalah mengundang anak muda yang aktif di platform digital untuk bergabung menjadi pelopor keselamatan. Program ini menawarkan kesempatan bagi mereka untuk dinobatkan sebagai duta lalu lintas digital. Peran para duta ini bukan untuk melakukan penindakan hukum, melainkan menjadi pembuat konten yang mengedukasi rekan sejawat mereka mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Dengan menggunakan bahasa yang lebih relevan dan visual yang menarik, pesan mengenai bahaya balap liar, pentingnya penggunaan helm, hingga etika di jalan raya diharapkan bisa lebih efektif meresap ke dalam pikiran generasi muda.

Kesadaran akan keselamatan berkendara sering kali sulit diterima oleh generasi muda jika disampaikan melalui metode ceramah yang kaku dan formal. Menyadari perubahan perilaku konsumsi informasi pada remaja, Polres Banjarmasin meluncurkan sebuah inisiatif kreatif yang memanfaatkan kekuatan media sosial. Program ini dirancang untuk mengubah paradigma kepatuhan lalu lintas dari sebuah paksaan menjadi sebuah gaya hidup yang membanggakan. Melalui pendekatan yang lebih segar, pihak kepolisian berupaya merangkul kreativitas para milenial dan Gen Z di Kalimantan Selatan untuk ikut serta dalam menciptakan ketertiban di jalan raya.

Mengapa harus melalui kanal digital? Di kota Banjarmasin, penggunaan ponsel pintar di kalangan pelajar dan mahasiswa sangatlah tinggi. Informasi yang tersebar melalui video pendek di aplikasi populer jauh lebih cepat viral dibandingkan baliho di pinggir jalan. Oleh karena itu, para duta yang terpilih akan dibekali dengan pelatihan khusus mengenai teknik videografi, public speaking, dan pemahaman mendalam mengenai Undang-Undang Lalu Lintas. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan mampu menyajikan konten edukasi yang tidak membosankan, sehingga audiens merasa terinspirasi untuk ikut tertib tanpa merasa digurui.

Pertanyaan besarnya bagi para pemuda setempat adalah, mau ikut berkontribusi bagi kota sendiri? Keuntungan menjadi bagian dari duta ini sangatlah beragam. Selain mendapatkan sertifikat penghargaan resmi dari kepolisian yang berguna untuk portofolio masa depan, mereka juga memiliki akses langsung untuk berdiskusi dengan jajaran kepolisian mengenai masalah transportasi di kota mereka. Program ini menciptakan ruang kolaborasi yang positif antara aparat hukum dan masyarakat sipil. Polisi ingin menunjukkan bahwa mereka adalah mitra yang ramah bagi anak muda, bukan sosok yang hanya muncul saat melakukan razia di jalanan.

Tulisan ini dipublikasikan di berita. Tandai permalink.