Penjaga Amanat Profesi dan Kepercayaan Publik Polri: Propam

Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri merupakan satuan yang memiliki peran sentral sebagai penjaga amanat profesi dan kepercayaan publik. Keberadaan Propam menjadi pilar utama dalam menjaga integritas, etika, dan disiplin anggota kepolisian, memastikan bahwa setiap tindakan personel Polri selaras dengan harapan masyarakat dan peraturan yang berlaku. Fungsi ini krusial untuk membangun institusi kepolisian yang bersih, akuntabel, dan profesional di mata publik.

Tugas pokok Propam meliputi pengawasan internal, penegakan disiplin, serta penanganan setiap pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri. Setiap hari, mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB, petugas Propam di berbagai tingkatan, dari Mabes Polri hingga Polsek, siap menerima dan menindaklanjuti laporan. Sebagai contoh, pada hari Selasa, 20 Mei 2025, Subbid Provost Bidpropam Polda Jawa Timur menerima aduan dari seorang warga terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum Bhabinkamtibmas di wilayah Surabaya. Laporan tersebut segera diverifikasi dan ditindaklanjuti dengan penyelidikan awal di Kantor Polsek Sukomanunggal.

Selain penanganan aduan, Propam juga aktif dalam melakukan upaya pencegahan melalui program pembinaan dan sosialisasi. Kegiatan ini seringkali melibatkan penyuluhan tentang kode etik profesi dan disiplin anggota Polri yang dilaksanakan setiap hari Rabu di lingkungan Polres. Tujuannya adalah untuk memperkuat kesadaran setiap anggota Polri sebagai penjaga amanat masyarakat. Tidak jarang, Propam juga melakukan inspeksi mendadak, seperti pada 10 April 2025 lalu, ketika tim dari Divisi Propam Mabes Polri melakukan pengecekan terhadap kelengkapan dan kesiapan anggota di beberapa Polsek di Jawa Tengah, memastikan standar pelayanan publik tetap terjaga.

Komitmen Propam sebagai penjaga amanat profesi dan kepercayaan publik tidak pernah surut. Setiap pelanggaran, baik ringan maupun berat, akan ditindak sesuai prosedur yang berlaku, tanpa pandang bulu. Hal ini menunjukkan keseriusan Polri dalam menciptakan anggota yang berintegritas tinggi dan patuh terhadap aturan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dapat terus tumbuh dan terpelihara, menjadikan kepolisian sebagai institusi yang benar-benar dipercaya dan diandalkan dalam melayani serta melindungi masyarakat.

Tulisan ini dipublikasikan di Polisi. Tandai permalink.