Tim reserse kriminal berhasil menghentikan petualangan komplotan kejahatan jalanan yang sangat meresahkan para pedagang dan pengunjung pusat perbelanjaan rakyat. Proses tindakan penangkapan pelaku copet lintas pasar tradisional yang beraksi secara terorganisir ini berhasil dilakukan setelah petugas menyamar di lokasi kejadian. Pelaku yang kerap menyasar ibu-ibu dan pengunjung pasar yang lengah ini akhirnya diringkus saat mencoba mengembet barang berharga korban. Penindakan tegas ini dilakukan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang berbelanja kebutuhan pokok harian.
Modus operandi yang digunakan pelaku adalah dengan cara memprovokasi kerumunan atau berpura-pura menanyakan harga barang sebelum menguras barang milik korban. Kejelian petugas di lapangan dalam memantau pergerakan mencurigakan para tersangka menjadi kunci sukses pengungkapan kasus kejahatan pencurian ini. Keberhasilan dalam penangkapan pelaku pencurian spesialis pasar ini langsung mendapat sambutan hangat dari kalangan pedagang yang mengaku lega atas penindakan tersebut. Petugas mengamankan sejumlah dompet, telepon seluler, serta uang tunai hasil kejahatan sebagai barang bukti utama.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku telah menjalankan aksi kejahatan di berbagai titik pasar tradisional yang tersebar di wilayah perkotaan. Jaringan pelaku kejahatan ini bergerak secara berpindah-pindah lokasi demi menghindari kejaran serta kecurigaan dari aparat penegak hukum setempat. Pengungkapan aksi pelaku copet lintas daerah ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan jalanan lainnya agar tidak beraksi di kawasan publik. Penyidik masih terus melakukan pengembangan guna memburu penadah barang curian yang bekerja sama dengan pelaku.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengunjung pasar untuk selalu waspada serta menjaga barang bawaan berharga mereka dengan sangat hati-hati. Warga diminta untuk tidak mengenakan perhiasan mencolok yang dapat memancing niat para pelaku kejahatan saat berada di tengah keramaian. Kehadiran polisi di pasar tradisional yang ramai pengunjung akan semakin ditingkatkan melalui penempatan personel berpakaian preman secara berkala. Sistem pengamanan swakarsa dari pengelola pasar juga diajak bekerjasama untuk memantau titik-titik rawan aksi kejahatan.
Langkah cepat kepolisian dalam menindak pelaku kejahatan jalanan ini terbukti efektif dalam memulihkan rasa aman dan kenyamanan bertransaksi di pasar. Kesadaran dan kewaspadaan bersama merupakan benteng utama dalam mencegah terjadinya aksi tindak pidana di lokasi keramaian umum. Seluruh tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum sesuai undang-undang yang berlaku. Kepolisian berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan di pusat perekonomian rakyat demi kenyamanan warga dalam beraktivitas.