Tim SAR memfokuskan pencarian korban operasi guna menemukan penumpang kapal tenggelam setelah menemukan titik terang keberadaan serpihan lambung kapal di laut. Personel kepolisian perairan bersama penyelam profesional mengarahkan pencarian ke koordinat lokasi yang berhasil dideteksi oleh alat sonar pemindai bawah air. Beberapa barang milik penumpang dan pelampung keselamatan mulai ditemukan mengapung di sekitar area perairan yang menjadi fokus utama petugas. Penemuan ini memberikan harapan besar bagi keluarga korban yang menunggu kabar di dermaga.
Penyelam profesional diturunkan ke dasar laut untuk menyisir bangkai kapal yang berada di kedalaman puluhan meter di bawah permukaan air. Petugas medis dan armada ambulans disiagakan di posko utama darat untuk memberikan penanganan darurat bagi korban yang berhasil dievakuasi dari dalam laut. Koordinasi intensif terus dibangun bersama nelayan lokal yang ikut membantu menyisir area perairan luar dengan menggunakan perahu tradisional milik mereka. Kehadiran tim gabungan sangat membantu percepatan proses pencarian.
Pelaksanaan kegiatan pencarian korban ini menghadapi tantangan cukup berat akibat derasnya arus bawah laut dan terbatasnya jarak pandang di dalam air. Namun, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh para petugas berhasil membuahkan hasil dengan ditemukannya beberapa jenazah korban di sekitar lokasi kecelakaan. Jenazah yang dievakuasi langsung dibawa menuju rumah sakit terdekat untuk menjalani proses identifikasi oleh tim medis kepolisian. Kepastian informasi sangat dinantikan oleh keluarga yang berduka.
Pihak polres mendirikan pusat krisis dan fasilitas pelayanan psikologis bagi keluarga korban yang setia menunggu perkembangan informasi di area dermaga pelabuhan. Petugas memfasilitasi pengambilan sampel DNA dari anggota keluarga guna mempercepat proses pencocokan identitas korban yang berhasil ditemukan tim penyelam. Transparansi data perkembangan operasi pencarian disampaikan secara berkala melalui konferensi pers resmi agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat. Pelayanan humanis menjadi empati utama aparat.
Operasi pemantauan dan pencarian korban ini akan terus dilanjutkan selama beberapa hari ke depan sesuai dengan standar operasional prosedur penanganan bencana laut. Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut untuk selalu mematuhi aturan keselamatan berlayar dan memeriksa prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berangkat. Evaluasi kelaikan kapal angkutan umum akan ditingkatkan guna mencegah terulangnya tragedi kecelakaan laut yang memakan korban jiwa. Keselamatan pelayaran merupakan prioritas utama bersama.