Musyawarah Banjarmasin: Polisi & Pedagang Cegah Kejahatan Perairan

Sebagai kota yang dikenal dengan seribu sungai, aktivitas ekonomi di Banjarmasin sangat bergantung pada kelancaran transportasi air dan keamanan di pasar terapung. Menyadari potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut, inisiatif untuk Cegah Kejahatan Perairan kini diperkuat melalui kerja sama antara kepolisian air dan para pedagang sungai. Kejahatan seperti pencurian di atas kapal, pemalakan terhadap pedagang, hingga peredaran barang ilegal menjadi fokus utama yang harus segera diatasi. Melalui musyawarah rutin, para pelaku ekonomi sungai diajak untuk lebih waspada dan proaktif dalam melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang mereka temui di jalur pelayaran harian mereka.

Langkah konkret dalam upaya Cegah Kejahatan Perairan ini melibatkan pembentukan jaringan komunikasi cepat berbasis frekuensi radio dan aplikasi ponsel. Pedagang sungai diberikan pelatihan mengenai cara memberikan laporan yang akurat serta tindakan pertama yang harus diambil saat menghadapi situasi darurat di air. Polisi juga meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam rawan, terutama saat aktivitas pasar sedang sibuk-sibuknya. Keamanan di perairan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal menjaga urat nadi ekonomi masyarakat Banjarmasin agar tetap berdenyut tanpa rasa takut akan gangguan premanisme.

Selain keamanan fisik, program Cegah Kejahatan Perairan juga menyasar pada edukasi mengenai keselamatan berlayar dan pencegahan penyelundupan narkoba melalui jalur sungai. Para pedagang diingatkan agar tidak mudah tergiur untuk membawa barang titipan dari orang yang tidak dikenal. Dengan membangun benteng pertahanan berbasis komunitas, ruang gerak pelaku kejahatan di wilayah sungai akan semakin sempit. Kepercayaan antara polisi dan warga pasar menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan perairan yang tertib, sehingga citra pariwisata sungai di Banjarmasin tetap terjaga kualitasnya di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

Partisipasi aktif warga dalam gerakan Cegah Kejahatan Perairan juga mendorong perbaikan infrastruktur di sepanjang dermaga dan jalur pasar. Penambahan lampu penerangan di titik-titik sunyi sungai menjadi salah satu hasil dari musyawarah warga guna menghilangkan area yang sering dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk bersembunyi. Setiap masukan dari pedagang sangat berharga bagi kepolisian dalam memetakan kerawanan wilayah secara lebih presisi. Sinergi ini membuktikan bahwa keamanan merupakan kebutuhan bersama yang hanya bisa terwujud jika ada transparansi dan semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat sipil.

Tulisan ini dipublikasikan di berita. Tandai permalink.