Karakteristik wilayah perairan sungai yang luas serta pelabuhan rakyat yang tersebar kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk memasukkan barang secara ilegal. Pergerakan barang tanpa dokumen resmi tidak hanya merugikan penerimaan negara tetapi juga mengancam masuknya komoditas berbahaya ke masyarakat. Pengawasan jalur logistik air ini sejalan dengan langkah perlindungan ekonomi warga yang dilakukan Satgas Pangan Polres Banjarmasin dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Langkah strategis dalam mencegah penyelundupan dilakukan dengan meningkatkan frekuensi patroli perairan menggunakan kapal cepat di sepanjang alur sungai utama. Petugas polisi perairan menyisir kapal-kapal motor tradisional, tongkang, serta perahu penyeberangan yang melintas pada jam-jam rawan malam hari. Pemeriksaan kelengkapan dokumen muatan dan identitas awak kapal dilakukan secara teliti untuk menghentikan praktik perdagangan gelap.
Pelabuhan tikus yang tersembunyi di sepanjang pesisir sungai menjadi target pengawasan intensif guna menutup celah pembongkaran barang ilegal. Personel Intelijen dikerahkan untuk memetakan jaringan penadah serta modus operandi penyelundupan narkotika, pakaian bekas, hingga rokok tanpa pita cukai. Kerja sama dengan masyarakat pesisir sungai diperkuat guna mengumpulkan informasi intelijen yang akurat di lapangan.
Penggunaan teknologi pemantauan radar perairan serta komunikasi terpadu mempermudah koordinasi penindakan saat mencegat kapal mencurigakan di tengah alur pelayaran. Petugas tidak ragu menindak tegas kapal yang nekat melarikan diri atau membuang muatan ilegal ke dasar sungai untuk menghilangkan barang bukti. Proses hukum yang tegas diberlakukan hingga ke tingkat pemilik modal kejahatan tersebut.
Upaya mencegah penyelundupan barang haram ini turut melibatkan sinergi erat dengan instansi Bea Cukai, Syahbandar, serta pihak otoritas pelabuhan setempat. Operasi gabungan berskala berkala digelar untuk memperketat pengawasan pintu masuk barang impor di pelabuhan resmi maupun dermaga khusus. Sistem pengawasan yang berlapis menutup ruang gerak bagi para pelaku kejahatan ekonomi di perairan.
Pengawasan perairan sungai dan pelabuhan yang solid menjamin kestabilan keamanan wilayah serta melindungi industri lokal dari gempuran barang ilegal. Keterlibatan aktif warga pesisir dalam memberikan informasi menjadi benteng pertahanan utama dalam menjaga kedaulatan perairan. Penegakan hukum yang konsisten menciptakan jalur perdagangan air yang tertata, legal, dan aman.