Sebuah insiden penuh Drama Kejar-kejaran di ruas jalan protokol Banjarmasin berakhir dengan keberhasilan pihak kepolisian setelah membekuk seorang pelaku begal kambuhan yang identitasnya sempat viral meresahkan masyarakat. Pelaku yang dikenal sangat licin dan nekat ini mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor curian saat petugas hendak melakukan penyergapan di salah satu lokasi persembunyiannya. Aksi saling kejar tersebut sempat memancing perhatian warga sekitar sebelum akhirnya polisi berhasil memojokkan pelaku di sebuah jalan buntu dan melakukan penangkapan secara paksa sesuai prosedur.
Terjadinya Drama Kejar-kejaran di Banjarmasin ini merupakan respons cepat jajaran Polres Banjarmasin terhadap serangkaian laporan kasus pencurian dengan kekerasan yang sangat meresahkan warga belakangan ini. Pelaku diketahui tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam jika mendapatkan perlawanan saat harta bendanya dirampas di jalan raya. Berdasarkan rekaman kamera pengawas dan keterangan para korban, tim Buser melakukan pemetaan wilayah persembunyian pelaku hingga akhirnya berhasil mendeteksi keberadaannya saat sedang bersiap mencari target baru di wilayah pusat kota.
Aksi yang mewarnai Drama Kejar-kejaran di lapangan tersebut menunjukkan kesigapan aparat dalam menghadapi pelaku kejahatan jalanan yang kerap beraksi pada malam hari. Kapolres Banjarmasin menjelaskan bahwa pelaku merupakan residivis dalam kasus serupa yang baru saja bebas beberapa bulan lalu dari lembaga pemasyarakatan. Penangkapan ini sangat melegakan masyarakat yang selama ini merasa waswas saat harus berkendara sendirian pada jam rawan. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata tajam dan unit sepeda motor yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya yang brutal.
Pasca berakhirnya Drama Kejar-kejaran di jalanan tersebut, kepolisian kini fokus melakukan pengembangan terhadap jaringan penadah barang curian yang diduga bekerja sama dengan pelaku selama ini. Polisi menegaskan bahwa tidak akan ada ruang bagi pelaku kriminalitas jalanan di Banjarmasin untuk mengganggu ketertiban umum. Patroli siber dan patroli fisik di titik-titik rawan akan semakin ditingkatkan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku begal. Keamanan warga adalah prioritas utama yang harus dijamin melalui penegakan hukum yang tegas terhadap setiap aksi kriminalitas di wilayah hukum Banjarmasin.